Subang, 5 Juli 2026 – Semangat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Terpadu yang diselenggarakan di Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari dunia pendidikan, industri, pemerintah daerah, hingga masyarakat dalam satu gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan. Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Subang menjadi salah satu mitra utama dalam kegiatan tersebut bersama Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (FTTP Unhan RI), PT DAHANA, Pemerintah Desa Cibuluh, serta berbagai mitra lainnya.
Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Desa Wisata Cibuluh sebagai Desa Sehat, Bersih, Tangguh, dan Berkelanjutan Berbasis Teknologi Tepat Guna, Ketahanan Lingkungan, dan Kolaborasi Industri Pertahanan.” Tema tersebut sejalan dengan potensi Desa Cibuluh sebagai desa wisata yang memiliki kekayaan alam, budaya, pertanian, serta ekowisata yang perlu didukung oleh kondisi kesehatan masyarakat dan lingkungan yang baik. Melalui pendekatan multidisiplin, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan, seluruh pihak menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi sebagai upaya memperluas manfaat pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan FTTP Unhan RI, Politeknik Negeri Subang, Pemerintah Desa Cibuluh, serta para mitra. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis berupa pompa air, mesin pengolah sampah, dan kacamata kepada masyarakat sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Cibuluh.
Sebagai institusi pendidikan vokasi yang memiliki komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Subang berkontribusi melalui penyelenggaraan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh Wardah Fauziah, S.Kep., Ners., M.Kep. Materi edukasi difokuskan pada pentingnya penerapan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan pola makan bergizi seimbang, meningkatkan aktivitas fisik, hingga pencegahan penyakit melalui perubahan perilaku. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Selain memberikan edukasi promotif, Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Subang juga menghadirkan pelayanan kesehatan komprehensif kepada sekitar 250 warga Desa Cibuluh. Pelayanan ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri atas Nuridha Fauziyah, S.Kep., Ners., M.Kep., Ika Nurfajriyani, S.Kep., Ns., M.Kep., Bayu Nirwana, S.Kep., M.M., Ns., Annisa Mazda Firdaus, S.Kep., M.Kep., dan Firmansyah, S.Kep., Ners., M.Kep., bersama mahasiswa Jurusan Kesehatan. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata untuk mengembangkan kompetensi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, pengukuran berat badan, pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pemeriksaan kesehatan mata. Melalui pemeriksaan tersebut, masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatannya sehingga dapat melakukan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit tidak menular. Selain pemeriksaan, warga juga mendapatkan konsultasi kesehatan secara langsung mengenai langkah-langkah pencegahan, pengendalian faktor risiko, dan upaya menjaga kesehatan secara mandiri.
Salah satu program yang mendapatkan perhatian besar dari masyarakat adalah pemberian kacamata gratis yang didukung oleh Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Program tersebut ditujukan bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan, khususnya kelompok lanjut usia, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup, kenyamanan beraktivitas, serta produktivitas masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi dalam pemeriksaan mata dan proses penyaluran bantuan kacamata selama kegiatan berlangsung.
Tidak hanya berfokus pada kesehatan individu, kegiatan ini juga memberikan perhatian terhadap kesehatan lingkungan sebagai salah satu faktor penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Melalui Jurusan Teknik Mesin , masyarakat memperoleh sosialisasi dan simulasi penggunaan mesin pengolah sampah sebagai teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan sampah di tingkat desa. Inovasi tersebut diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, serta mendukung terwujudnya Desa Cibuluh sebagai desa wisata yang bersih dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan pelayanan dilaksanakan dalam beberapa sesi, mulai dari pelayanan kepada pensiunan TNI, anggota PEPABRI, veteran, hingga masyarakat umum. Seluruh kegiatan melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan berbagai unsur masyarakat sehingga pelayanan dapat berjalan secara optimal. Keterlibatan mahasiswa dalam setiap tahapan kegiatan menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi interprofesi, pelayanan kesehatan komunitas, serta pengabdian kepada masyarakat sesuai kompetensi lulusan pendidikan vokasi.
Pengabdian kepada masyarakat ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan masyarakat mampu menghasilkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata. Pendekatan kolaboratif yang diterapkan mampu mengintegrasikan aspek promotif, preventif, kuratif sederhana, hingga pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna. Hal ini menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi pada berbagai wilayah lainnya dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat berbasis kemitraan.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada pelayanan masyarakat di Desa Cibuluh. Pada hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel, kuliah pakar (sharing knowledge), serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FTTP Universitas Pertahanan RI, Politeknik Negeri Subang, dan PT DAHANA. Agenda tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, inovasi teknologi, serta pengabdian kepada masyarakat sehingga manfaat kerja sama dapat terus dirasakan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Subang kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas, berdampak, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sinergi yang terjalin bersama Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, PT DAHANA, pemerintah daerah, serta berbagai mitra diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di masa mendatang. Dengan semangat kolaborasi, Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Subang akan terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang unggul sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia.