Berikut ini adalah video para finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Politeknik Negeri Subang. Ayo dukung Bagus sebagai perwakilan Program Studi Keperawatan 🙂
Jadwal Perkuliahan selama Bulan Suci Ramadhan
Berikut ini kami sampaikan beberapa hal berkenaan dengan perubahan jam Perkuliahan menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H pada Semester Genap 2021/2022
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Program Studi Keperawatan Tahun 2022
Pada bulan Maret tahun 2022 dilaksanakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Program studi keperawatan (Pilmapres). Pilmapres sendiri merupakan ajang bergengsi tahunan yang mana pemenang akan mewakili keperawatan untuk Pilmapres di Tingkat Politeknik Negeri Subang untuk selanjutnya mewakili Polsub di Tingkat Nasional.
Pilmapres di program studi keperawatan sendiri diikuti oleh tujuh peserta yang berasal dari tingkat 1 dan tingkat 2. Kemudian dipilih menjadi 3 peserta terbaik yang melaju ke jenjang final. Peserta yang lolos ke finala dalah Bagus S, Donna dan Puji Astuti. Puji merupakan juara ke tiga Pilmapres tahun sebelumnya.
Kegiatan berjalan dengan baik dan seru, selain para peserta memaparkan artikel dan inovasi dan pengembangan Evidence Based Practice untuk intervensi keperawatan. Wardah Fauziah., S.Kep., Ners., M.Kep dan Fitri Handayani., S.ST., M.Kes sebagai dewan juri memberikan banyak masukan untuk para peserta Pilmapres. Setelah penilaian artikel dan pemaparan dilaksanakan, dilanjutkan dengan sesi debat antar peserta untuk mengetahui sejauh mana para peserta menguasai materi yang disajikan. Sesi debat cukup menyita perhatian audiens di aula Politeknik Negeri Subang yang dimoderatori oleh Queen Tahtana.
Setelah proses penilaian debat selesai, maka diumumkan pemenang dari Pilmapres Prodi Keperawatan yaitu Bagus Saliyo Putra dengan topik Terapi Non Farmakologis untuk pasien Gout Artritis. Hal ini sekaligus menjadi tiket untuk Bagus untuk mewakili Prodi Keperawatan untuk Pilmapres tingkat kampus. Selamat untuk bagus 🙂 🙂

Kegiatan foto bersama juara Pilmapres Prodi Keperawatan dan Himpunan Mahasiswa Keperawatan
Staff Keperawatan berpartisipasi dalam kegiatan Pekan Olahraga Polsub Tahun 2022
Staff keperawatan berpartisipasi dalam kegiatan Pekan Olahraga Polsub dalam cabang Badminton. Seluruh Dosen ikut meramaikan kegiatan POP yang merupakan kegiatan tahuanan yang diselenggarakan dalam rangkaiaan dies natalis ke delapan Politeknik Negeri Subang.
Cabang Badminton yang dikuti oleh program studi keperawatan adalah ganda campuran yang dimainkan oleh Novian Mahayu Adiutama., S.Kep., Ns., M.Kep dan Fitri Handayani., S.Tr., M.Kes, kemudian untuk cabang ganda putri diikuti oleh Fitri Handayani., S.Tr., M.Kes dan Wardah Fauziah., S.Kep., Ners., M.Kep, sementara untuk cabang tunggal putri dimainkan oleh Wardah Fauziah., S.Kep., Ners., M.Kep dan cabang tunggal putra Novian Mahayu Adiutama., S.Kep., Ns., M.Kep dan sekaligus mengantarkan Staff Keperawatan sebagai Juara Umum Cabang Badminton dan membawa pulang Piala untuk program studi Keperawatan. Perjuangan yang dilakukan oleh staff keperawatan berbuah manis, Ganda Campuran badminton dimenangkan oleh staff keperawatan sebagai juara satu, dan tunggal putra sebagai juara kedua. Para pemain sangat senang ketika diumumkan sebagai juara, dan berharap tahun depan bisa mempertahankan dan memenangkan lebih banyak cabang kejuaraan.

Staff Keperawatan membawa pulang Piala Juara Umum
Persiapan Pembelajaran Hybrid Learning di Program Studi Keperawatan
Periode hybrid learning akan segera diaplikasikan. Hal ini berarti proses pembelajaran akan dilaksanakan dalam dua metode bersamaan, daring dan tatap muka. Program Studi Keperawatan dalam hal ini adalah salah satu program studi kesehatan di Politeknik Negeri Subang menginisisasi pelaksanaan screening mahasiswa mahasiswi prodi keperawatan yang akan melaksanakan minggu praktikum di laboratorium keperawatan dengan pemeriksaan Rapid Antigen. Petugas yang melaksanakan Rapid Antigen sendiri merupakan dosen keperawatan dibantu oleh PLP program studi keperawatan. Pelaksanaan Rapid Antigen di laksanakan di salah satu laboratorium keperawatan dengan melibatkan dosen sebagai tenaga kesehatan dan yang menjadi peserta adalah mahasiswa keperawatan. Pelaksanaan rapid antigen dilaksanakan bertahap selama tiga minggu berturut-turut dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Salah satu mahasiswa keperawatan sedang dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen
Penerapan Intervensi Mandiri Keperawatan dalam Tugas Akhir Mahasiswa Program Studi Keperawatan
Ini merupakan pengalaman pertama bagi program studi keperawatan untuk melakukan penelitian langsung kepada pasien baik pasien komunitas, rumah sakit ataupun pasien jiwa. Mereka sangat antusias dalam memilih judul dan topik penelitian, berbagai ide dan kreativitas mahasiswa bervariasi untuk d ajukan, sebanyak 93 judul didaftarkan untuk proses penelitian ekpada dosen wali Nurrizzi Rifki Ferdian., S.S., M.A dan dosen PIC KTI Novian Mahayu Adiutama., S.Kep., Ns., M.Kep
Angkatan 2019 merupakan angatakan pertama yang tidak mempunyai kakak tingkat, tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk mencari tahu mengenai proses penelitian. Berbagai intervensi mandiri keperawatan dikembangkan oleh mahasiswa keperawatan angakatn 2019 seperti Teknik non faramakologi untuk pasien hipertensi yang akan dterapkan pada masyarakat komunitas. Program ini tentu menjadi inovasi dalam bidang keperawatan yang harapannya dapat menjadi jalan untuk melaukan pengabdian bidang kesehatan d masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Subang. Intervensi lain yang akan dilakukan oleh amsaiswa adalah Teknik relaksasi untuk menurunkan kecemasan pada pasien pasien di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Subang.
Salah satu mahasiswa angkatan 2019 bernama Sinta mengatakan sangat antusias utnuk melakukan penelitian, karena sinta bisa menerapkan proses keperawatan pada pasien yang sesuai dengan peminatan sinta dari Sembilan stase keperawatan bisa memilih satu stase. Peminatan yang sinta pilih adalah stase keperawatan medical bedah. Sinta juga berharap agar topik yang diajukan bisa di setujui oleh pembimbing Tugas akhirnya kelak.

Mahasiswa tingkat akhir prodi keperawatan sedang mencari topik untuk penelitan di Perpustakaan Polsub
Mahasiswa prodi keperawatan Politeknik Negeri Subang berbagi pengalaman menghadapi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat
Mahasiswa Prodi keperawatan telah melaksanakan praktik klinik keperawatan (PKK) jiwa di rumah sakit jiwa pada 3 sampai 15 Januari 2022. Salah satunya adalah Tyas Rizky Anastasya, mahasiswa prodi keperawatan Angkatan 2019. Mahasiswi yang akrab disapa Tyas ini berbagi pengalamannya dalam kegiatan PKK Keperawatan Jiwa.
PKK Keperawatan jiwa sendiri merupakan salah satu mata kuliah wajib berupa praktik dengan target kompetensi sesuai dengan kompetensi lulusan sebagai care giver, dengan tujuan mahasiswa bisa lebih berkompeten dalam mencapai keberhasilan program Pendidikan keperawatan yang tidak hanya berfokus kepada teori tetapi juga mengasah praktik yang nantinya akan menjadi bekal untuk mahasiswa mahasiswi keperawatan di dunia pekerjaaan.
Menurut Tyas pengalaman PKK Keperawatan Jiwa d Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan karena susasana di ruangan dibuat rileks dan menyenangkan oleh senior dan kepala ruangan, kemudian pengalaman yang tidak kalah menyenangkan lainnya adalah ketika berinteraksi dengan pasien ODGJ yang memerlukan pendekatan khsusus sehingga interaksi terasa seperti proses bermain. Kemudian Tyas bisa menyalurkan hobi seperti bermain musik untuk mendampingi terapi aktivitas kelompok pasien, menurut Tyas hal itu sangat menyenangkan dan tidak terlupakan.
Adapun mahasiswa yang bercerita mengenai pengalaman praktik d Rumah Sakit Jiwa Pronvinsi Jawa Barat adalah Muhamad Sayuti yang merupakan mahasiswa terbaik di angkatan 2019, Sayuti mengungkapkan perasaaanya campur aduk ketika praktik Kepearwatan jiwa. Sayuti menuturkan hari pertama praktik dia ditempatkan d ruangan akut, dan harus mengaplikasikan komunikasi kepada pasien dengan ODGJ yang berniat untuk melarikan diri dari rumah sakit.
Sayuti juga memberikan pesan utnuk adik kelas agar lebih banyak belajar mengenai proses pengkajian dan proses diagnose keperawatan jiwa, kemudian lebih mempersiapkan diri sebelum berangkat ke PKK Keperawatan Jiwa seperti sudah membuat laporan pendahuluan lengkap mengenai delapan diagnosa keperawatan jiwa yaitu harga diri rendah, halusinasi, resiko perilaku kekerasan, isolasi sosial, kecemasan, gangguan citra tubuh, perawatan diri, dan waham kata mahasiswa asal purwakarta yang berpenamilan seperti artis Thailand ini.

Mahasiswa Program Studi Keperawatan PPK di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat